![]() |
| foto kami dari liputan 6 |
Sudah lama sekali rasanya aku tidak buat posting.Kali ini beda.
Ini adalah pengalaman ku sendiri,di lohksemawe Aceh.
Pengalaman yang pasti kita tak ingin mengalaminya.Karena yang pasti tak menyenangkan bro..
Sebagai warga negara Indonesia yang baik kita selalu membayar pajak.mau itu PBB,pajak kendaraan.Hampir segalanya kita bayar untuk negara tercinta.Walau kadang kita tak tau pa yang bisa negara berikan untuk kita.Cari penghidupan juga sulit,apa lagi mau kaya.
Berawal dari keputusan aku ikut jualan buku ke sekolah-sekolah SD dengan sistem bazar.Aku beserta temen yang lain berangkat ttg.21 Sep 2010 sampai di Lokhsemawe.Kami 13 orang dengan naik 7 sepeda motor.Berangkat dari Lubuk pakam,tempat kami tinggal.
Singakatnya kami tinggal tempat kost-kosan menempati 2 kamar punya ibu nur yang menurut kami baik sekali di lokhsemawe.Ternyata tetangga kami banyak yang bertugas di Kepolisian.Begitu juga di sebelah kamar yang kami sewa juga seorang polisi kabarnya.
Kami 13 orang baru menempati kamar itu 2 hari 1 malam.Sampai peristiwa itu terjadi,kami digrebek polisi dari polres lokhsmawe,dikira gerombolan teroris.Karena kami belum sempat melapor dengan pejabat setempat,tentang keberadaan kami,sebagai penjual buku-buku ke sekolah SD.
Tepatnya malam tgl.27 sep 2010.malam itu turun hujan jukup lebat setelah aku dengan seorang teman makan malam si warung yang tak jauh dari kos kami.Setelah hujan reda aku pun pulang dengan teman ku ke kosan.Sekiatar jam 10 malam kurang,kami digrebek.
Aku sendiri sedagn nyantai tiduran,saat mereka datang.yang katanya dipimpin langsung oleh KAPOLRES.Aku dengar salah satu dari teman ku di luar kamar bilang
ayo kumpul kita ada tamu.
Aku kira orang dari kelurahan,atau RT/RW setampat.Eh rupanya langsung Polisi yang datang.Benar-benar tak kami duga,mereka dtang dengan senjata lengkap laras panjang.Seolah kami sekumpulan orang yang berbahaya..
Nasib badan masing-masing.Ada yang dikira anggota,tak tau anggota apa maksudnya.Mungkin tentara kali ya.ditodong dengan senapan laras panjang hingga 5 atau 6 pucuk kata temanku itu.aku sendiri hanya ditanya-tanya,dibawa ke lorong antara 2 kamar yang kami sewa.Dan aku dibliang mungkin bagian IT nya,ha.. ha...Lucu ya,padahal aku hanya tamatan SMK.Gara-gara HP ku banyak Gambar-gambar yang mengandung teknologi,kali.
Dan lebih sialnya lagi ditemukan daun ganja di tempat kami.Yang entah di mananya aku sendiri tak tau.Salah satu dari mereka bilang
.tak seorang pun kami menjawab.Ya akhirnya kami di giring ke polres setempat dengan disambut wartawan yang tanya-tanya segala macam.Terpaksa deh nginap di kantor polisi.Hingga 2 x 24 jam akhirnya kami dilepaskan.Tapi dengan berat hati kami meninggalkan juga teman kami (ron) yang mengaku memiliki ganja itu.Entah benar atau tidak tapi itulah yang ku tau.Setelah peristiwa ini aku jadi lebih akrab dengan teman yang lain,dan saling menjaga.Agar peristiwa ini,tak pernah terjadi lagi.punya siapa ini?
Aku cuma berharab,kemudian hari tak pernah ada yang mengalami peristiwa seperti ini.Dan aparat aparat harus lebih profesinal.Jangan asal-asalan.


{ 0 comments... Views All / Send Comment! }
Post a Comment